Bangun ‘Chemistry’ dengan Tokohmu

(Penulis: Renata Hezekiel)

Pernah nggak sih setelah selesai membaca buku atau menonton film, kamu justru merasa kosong? Seolah apa yang baru saja kamu lihat tanpa meninggalkan kesan atau perasaan yang berarti. Minikla menyebutnya dengan feel. Terlepas teknik kepenulisan, sudut pandang, plot, penokohan, hal utama yang kadang luput dari pemikiran seorang penulis adalah feel dari cerita yang kamu tuliskan. Feel ini tentu saja bukan hanya berpengaruh kepada pembaca, tetapi penulis juga harus bisa merasakan feel dari cerita itu sendiri. Minikla juga sering merasa kehilangan feel ketika menulis sebuah cerita dan terkadang harus mengubah alur untuk mendapatkan sebuah feel yang lebih dalam. Hal ini mungkin sulit dijelaskan dengan gamblang, tetapi kamu bisa mulai mencoba membangun feel atau chemistry dengan tulisanmu sendiri. Ada beberapa tips yang biasa Minikla lakukan ketika ingin membangun feel cerita. Yuk, dicoba!

Pertama, jangan paksa awalan cerita dengan membuat kedua tokoh untuk saling suka dalam waktu yang singkat. Buatlah interaksi antar kedua tokoh secara bertahap. Biarkan kedua tokohmu berkembang dan mengikuti proses pendekatan dan mengenal satu sama lain. Dengan membuat kedua tokoh langsung suka dan mengenal dalam waktu singkat, justru akan membuat ceritamu seolah tanpa tantangan. Feel yang ingin kamu sampaikan ke pembaca pun akan terkesan terburu-buru. 

Kedua, nggak ada salahnya membuat kedua tokoh untuk saling meragukan dan nggak percaya. Hal ini bisa membantumu untuk menarik pembaca ke puncak konflik. Sebutlah sebagai pemicu awal terjadinya konflik. 

Ketiga, bermainlah dengan konflik. Konflik yang tepat dan sesuai dengan pemicu awal akan membuat pembaca semakin penasaran dengan akhir dari ceritamu. Buatlah konflik dengan tingkat kerumitan yang secukupnya dan relevan, serta berikan dramatisasi yang nggak berlebihan. 

Kenali karakter atau tokoh yang kamu ciptakan. Bangunlah hubungan yang mendalam agar kamu lebih mudah dalam membangun feel cerita. Pembaca yang hanyut oleh cerita yang kita buat, tentu akan memberikan kepuasaan tersendiri. Yuk, mulai menulis!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *